HUT ke-42 BPMP Sumsel, Festival Pendidikan Jadi Momentum Perkuat Ekosistem Pendidikan Inklusif
0 menit baca
![]() |
| Foto Ilustrasi. |
Palembang – Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatera Selatan menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-42 sebagai momentum strategis untuk memperkuat ekosistem pendidikan yang inklusif dan kolaboratif. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Festival Pendidikan Sumatera Selatan 2026.
Festival Pendidikan Sumatera Selatan menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan HUT ke-42 BPMP Sumsel. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang bersama bagi guru, peserta didik, komunitas pendidikan, serta para pemangku kepentingan untuk saling terhubung, berkreasi, dan berkontribusi dalam upaya peningkatan mutu pendidikan.
Partisipasi aktif berbagai unsur pendidikan dalam festival tersebut mencerminkan komitmen BPMP Sumsel dalam menciptakan lingkungan belajar yang terbuka dan memberi ruang bagi setiap potensi untuk berkembang.
Ketua Panitia HUT ke-42 BPMP Sumatera Selatan, Ahmad Jauhari ST, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kontribusi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan. Menurutnya, keberhasilan festival merupakan hasil dari semangat kebersamaan yang terbangun sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan.
“Sinergi seluruh pihak menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan kegiatan yang bermakna dan berdampak,” ujar Ahmad Jauhari, dikutip dari portal informasi digital Info Sumatera.
Festival Pendidikan Sumatera Selatan juga mendapat perhatian khusus dengan kehadiran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. Kehadiran Mendikdasmen dinilai memberikan dorongan moral sekaligus inspirasi bagi seluruh peserta kegiatan.
Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa upaya kolektif seperti Festival Pendidikan merupakan bagian dari proses panjang dalam memajukan pendidikan nasional. Menurutnya, pendekatan kolaboratif menjadi kunci agar kebijakan dan program pendidikan dapat dirasakan manfaatnya secara luas dan merata.
Berbagai kegiatan yang ditampilkan dalam Festival Pendidikan Sumatera Selatan mencerminkan semangat inklusivitas. BPMP Sumsel berupaya menghadirkan ruang yang setara bagi seluruh pelaku pendidikan tanpa memandang latar belakang, sejalan dengan program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Selain itu, kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi utama dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan. Melalui festival ini, BPMP Sumsel mempertemukan pemerintah, satuan pendidikan, komunitas, dan masyarakat untuk saling berbagi gagasan serta praktik baik.
Festival Pendidikan Sumatera Selatan dalam rangka HUT ke-42 BPMP Sumsel tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga langkah konkret dalam memperkuat mutu pendidikan daerah. Dengan mengedepankan kolaborasi, partisipasi, dan semangat kebersamaan, BPMP Sumsel menegaskan perannya sebagai penggerak peningkatan mutu pendidikan yang berkeadilan dan berkelanjutan. (red)
